5 Profesi Digital Marketing Ini Belum Ada 10 Tahun Lalu

Penetrasi digital ke dalam segala aspek kehidupan dapat dikatakan belum lama terjadi. Apalagi di Indonesia, kehadiran dunia digital dan internet baru secara masif berkembang selama 10 tahun terakhir. Wajar, jika profesi digital marketing juga baru banyak muncul dalam satu dekade terakhir.

Bahkan, karena saking barunya, belum banyak sekolah resmi yang membuka kelas untuk kuliah khusus digital marketing. Kebanyakan pekerja dunia pemasaran digital umumnya adalah lulusan marketing, IT, atau bahkan jurnalistik.

Sebenarnya wajar saja jika pekerja di sektor digital marketing justru berasal dari jurusan-jurusan lain dan bukan berfokus pada digital marketing. Sebab, profesi digital marketing sendiri baru muncul beberapa tahun terakhir yang menyebabkan masih sedikitnya universitas yang membuka kelas digital marketing, dan tentunya belum banyak lulusan dari jurusan tersebut.

Lalu, apakah Anda ingin tahu apa saja profesi digital marketing yang baru muncul beberapa tahun terakhir? Simak selengkapnya di artikel berikut, ya!

  1. Digital Marketing Specialist

Profesi pertama ini merupakan pekerjaan yang diisi oleh orang-orang yang dianggap ahli dalam menjalankan strategi digital marketing. Sebutan bagi orang yang bergelut dalam profesi satu ini adalah digital marketers dan bertugas dalam mengatur serta menganalisis strategi pemasaran dunia digital.

Kini, papan iklan billboard, iklan televisi, dan iklan brosur sudah tidak lagi terlalu diminati. Semua telah beralih ke alat periklanan yang lebih praktis dalam dunia digital. Sekarang, membuka apapun di dalam internet, pastilah tidak luput dari iklan atau ads. Mulai dari Google ads, Youtube ads, hingga Social Media ads.

  1. Vlogger

Blogger mungkin telah ada sejak tahun 90-an karena platformnya telah ada sejak zaman tersebut, namun tidak demikian dengan Vlogger. Vlogger adalah singkatan dari Video Blogger yang ditujukan untuk para pengguna Youtube yang membuat konten video. Hal ini berarti Vlogger baru ada setelah tahun 2005 karena Youtube baru dirilis pada tahun tersebut.

Pekerjaan satu ini ternyata kini diketahui dapat mendulang uang yang sangat banyak. Sumber kekayaan para Vlogger umumnya berasal dari ads yang mereka pasang di akunnya. Namun, banyak juga Vlogger yang membuat konten video sponsorship berupa review produk.

  1. Social Media Manager atau Social Media Specialist

Pengguna media sosial di seluruh dunia diketahui mencapai 2,46 triliun jiwa dan bahkan masih akan terus bertambah. Tidak heran jika profesi Social Media Manager kini dicari dan dibutuhkan.

Seorang Social Media Manager bertugas untuk mengatur strategi dan memelihara kehidupan pemasaran brand di media sosial. Profesi ini juga bertugas untuk memastikan dan memeriksa feedback dari customer melalui engagement di media sosial.

Bukan rahasia lagi, di zaman dengan pendisttribusian informasi serba cepat seperti saat ini, menjadi up to date merupakan sebuah keharusan untuk bertahan di zaman ekonomi digital masa kini.

  1. SEO Analyst

SEO (Search Engine Optimization) merupakan salah satu cara terbaik dalam mengoptimasi website saat ini. Profesi SEO analyst bekerja untuk membantu mengembangkan dan mengoptimasi website perusahaan agar lebih mudah ditemukan dan terlihat di laman pencarian online.

Seorang SEO analyst akan membuat analisa dari website yang ditanganinya, lalu mengembangkan dan mengeksekusi strategi guna meningkatkan peringkat pencarian. Namun, konsep dalam SEO secara konstan terus berubah, hal ini menyebabkan seorang SEO harus bekerja dengan mengikuti alur dan beragam peraturan baru yang ditetapkan Google dan juga tren yang ada.

  1. UX Desainer

UX Desainer (User Experience Desainer) merupakan ahli yang berkonsentrasi pada pengembangan pengalaman pengguna. Mereka bertugas menciptakan desain website yang sedap dipandang mata dan user-friendly.

Pekerjaan ini dibutuhkan guna meningkatkan pengalaman pelanggan ketika mengakses website atau aplikasi perusahaan. Tanpa seorang UX Desainer, akan sulit rasanya untuk mendapatkan citra baik mengenai perusahaan Anda di mata calon konsumen.

Itu dia 5 profesi digital marketing yang sangat banyak dicari saat ini namun belum ada 10 tahun yang lalu. Kelima profesi tersebut sangat efektif dalam membantu perkembangan bisnis di era digital saat ini. Meskipun baru muncul, bukan berarti profesi-profesi tersebut tidak menguntungkan, justru yang terjadi malah sebaliknya.

Jadi, sudah siapkah perusahaan Anda menghadapi era ekonomi digital dengan profesi-profesi tadi? Jika belum, jangan khawatir, jawaban dari permasalahan tersebut adalah agensi digital marketing, yaitu Tomato Digital. Jika Anda perlu jasa digital marketing tetapi belum memiliki karyawan bagian tersebut, hubungi saja Tomato Digital sekarang!

Call Now Button